Menjaga Budaya Sebagai Jati Diri Bangsa

                         (Foto: Dok.Pribadi saat menggunakan pakaian adat "MOGE" dari suku MEE,Paniai,Papua)



                                                  

Pada umumnya budaya merupakan suatu gaya hidup yang berkembang dalam suatu bangsa yang di wariskan secara turun temurun. Maka budaya juga bisa dikatakan sebagai jati diri suatu bangsa yang sangat penting untuk dijaga dan dilestarikan secara turun temurun dari generasi ke generasi secara utuh.

Budaya merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan dari seluruh tatanan kehidupan masyarakat suatu bangsa secara lokal dan salah satu contohnya adalah pakaian adat yang diwariskan secara turun temurun, maka sangat penting bagi kita sebagai generasi penerus agar tetap menjaga dan melestarikan kebudayaan yang menjadi jati diri anak bangsa.

Seiring berjalannya perubahan perkembangan zaman modern, budaya (pakaian adat) kerapkali di anggap sebagai hal yang kuno sehingga tidak lazim lagi untuk menggunakannya, tetapi yang sebenarnya adalah kita harus menyatu dengan budaya kita, ibarat kita mencintai budaya sama halnya dengan mencintai orang, jadi ketika kita tahu bahwa betapa indah, kaya dan agungnya kebudayaan yang kita punya maka secara langsung akan terlihat indah dan unik.

Maka, pelestarian nilai budaya merupakan bukti legitimasi masyarakat sebagai jati diri sebuah bangsa yang di kembangkan melalui budaya lokal  (pakaian adat) agar tidak punah dengan perubahan perkembangan zaman modernisasi ini.


Manokwari, 19 April 2021

Komentar

  1. Sangat tepat puan qu,. bagsa yg besar adalah bangsa yang mempunyai suku bahasa,adat dah isti adat.

    BalasHapus
  2. Terus kembangkan budaya, karena budaya adalah identitas diri kita

    BalasHapus
  3. Yang lain juga tapi lebih tersayang adalah paling ujung Mogopiya yagamo akii koyaoo๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™❤️❤️❤️

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Refleksi Kegiatan Muspasmee VIII di Komopa

Dong Pu Kebiasaan: "Kembalian Tidak Ada, Ambil Permen Saja"

Literasi dan Perempuan di Moment Internatioanal Woman’s Day 2026